Lowongan CPNS 2014: Terdesak, Calo PNS Blak Blakan

Karena tidak tahan menghadapi tudingan sebagai calon CPNS, terlapor dugaan penipuan dan atau penggelapan, Kathrina Rosmeri Siregar, akhirnya buka mulut. Secara terbuka, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Pengajaran Siantar Marihat menuding anggota Komisi I DPRD Pematangsiantar Chondri Ruhut Horas Silitonga sebagai biang permasalahan ini.

Kathrina menceritakan kronologi persinggungannya dengan bisnis penyisipan CPNS. “Sekitar bulan Januari saya mendapat telepon dari Sumarni Sitorus (staf Sekretariat DPRD Pematangsiantar). Dia suruh saya supaya mencarikan orang yang mau dimasukkan sebagai CPNS. Dia bilang ada jatah dari Menpan dan yang mengurus anggota DPRD langsung,” katanya, Minggu (31/7/2011).

Dari berkas-berkas bukti pembayaran yang ditunjukkan Kathrina, terungkap jumlah uang yang diberikan kepada Chondri melalui Sumarni, yaitu sebesar Rp.630 juta. “Sepeser pun tidak ada yang tertinggal pada saya,” ujarnya.

Juni yang lalu Kathrina mendatangi Sumarni di kantornya untuk mendapat kepastian. Saat itulah ia, baru tahu oknum anggota dewan yang dimaksud adalah Chondri Silitonga. “Kami diajak ke ruang wakil ketua DPRD. Di sana Chondri berjanji akan ke pergi ke Jakarta untuk mengurus SK Pengangkatan,” tuturnya.

Selang beberapa hari kemudian, Sumarni memberikan Petikan Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara tentang pengangkatan salah satu kliennya, Sadrak Sahat Tua Hutapea. Namun, setelah pihaknya memeriksa ke Badan Kepegawaian Daerah Pematangsiantar, terbukti surat keputusan tersebut palsu alias tidak berlaku. Kathrina pun semakin terpuruk karena Sumarni dan Chondri langsung hilang entah kemana.

Download Soal-Soal CPNS Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *