Lowongan CPNS 2014: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar Usulkan sebanyak 760 Orang formasi cpns 2011

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar mengusulkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2011 sebanyak 760 orang. Pengusulan tersebut meliputi formasi teknis seperti hukum, administrasi, dan formasi kesehatan. Jumlah tersebut dihitung sesuai kebutuhan.

Kalau pengusulan formasi yang dilakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalbar disetujui Badan Kepegawaian Nasional (BKN), maka Pemprov akan menjalaninya sesuai aturan. Namun jika formasi yang diusulkan tidak diterima dan dialihkan ke formasi lainnya, itu tergantung kewenangan BKN. Memang menjadi PNS di Indonesia susah-susah mudah. Hal ini karena menjadi PNS adalah impian dari semua orang. PNS menjadi impian semua orang karena bayangan dari bekerja sebagai PNS yang demikian menyenangkan. Namun sayangnya keinginan atau gambaran yang sudah melekat pada jabatan PNS itu sebagian besar adalah tidak menyenangkan.

Bayangkan saja gambaran PNS Indonesia itu: PNS gajinya besar sementara kerjanya nyantai, PNS kalau bolos biasanya tak ada sanksi karena ada lobi, turun hari sudah siang pulang hari belum sore bebas, PNS tunjangannya besar. Apalagi jadi pejabat banyak uangnya, kalau urusan dengan PNS harus agak siang baru bisa ketemu, kalau urusan dengan PNS harus bawa uang sukarela kalau mau cepat selesai, kalau urusan dengan PNS jangan berharap cepat selesai, dan seterusnya.

Semoga saja bayangan itu tak benar adanya. Anggapan demikian adalah suatu yang terkadang ada benarnya. Jadi permasalahan di Indonesia jika ingin dibenahi adalah masalah akhlak manusianya. Berjuta aturan dan sistem yang sudah tertata rapi tidak akan berarti banyak jika manusia yang menjalankannya tidak berakhlak.

Dengan pegangan yang kuat terhadap ajaran agama maka di mana pun seorang PNS ditempatkan tidak akan menimbulkan perbedaan, apakah di tempat rawan korupsi, di tempat kering, diberi amanah sebagai pejabat ataukah sebagai staf yang hanya mengurusi administrasi.

Hendaknya setiap manusia dengan pekerjaan apa pun menyadari akan tanggung jawab amanah yang dipikulnya. Sebagai apa pun dia akan ditanya akan pekerjaan yang sudah dilakukannya, apakah sudah dikerjakan dengan baik dan dengan jujur ataukah tidak.

Semakin lurus manusia dengan pekerjaannya akan semakin mudah manusia mempertanggungjawabkan perbuatannya. Namun suratan takdir, manusia adalah tempat salah dan lupa heheā€¦. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *