Honorer Katagori 1 Ternyata Ditolak BKN

Honorer Kategori I (K1), dtiolak BKN. Pemicunya, ditemukan banyak rekayasa dalam memasukkan data tenaga honorer, di Pemkab Jeneponto.  BKN mengembalikan 279 data tenaga honorer K1 ke Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Jeneponto.
Pengembalian data honorer K1 untuk direvisi kembali, terkait adanya rekayasa data tenaga honorer siluman dalam pengusulan pengangkatan CPNS, diragukan keasliannya pihak BKN.
Ketua Komisi I DPRD Jeneponto, H Bochari Bido, yang dikonfirmasi Upeks mengatakan, dari hasil rapat kerja antara BKN dengan Komisi I DPRD Jeneponto, Sekkab Iksan Iskandar,
Kepala BKDD Jeneponto, Hasnun, BKN mengembalikan data honorer K-1 ke Pemkab
Jeneponto.
Akibat adanya rekayasa, BKN menemukan 99 persen data honorer K1 yang diusulkan BKDD Jeneponto, fiktif atau honorer siluman, ujar Bochari Bido.
Sehingga, BKDD diberikan batas waktu selama dua minggu, untuk merevisi tenaga honorer K1 yang diduga kebanyakan fiktif, yang diusulkan untuk diangkat menjadi CPNS.
Sementara Koordinator Lembaga Pemerhati Masyarakat Turatea (LPMT) Jeneponto, Tamara mengatakan, perlu diketahui tenaga honorer KI yang dibiayai APBN dan APBD di Jeneponto, sudah habis, alias seluruhnya telah terangkat tahun sebelumnya.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Jeneponto, Iksan Iskandar, berhati-hati memberikan komentar terkait dikembalikanya 279 data tenaga honorer K1 ke Pemkab Jeneponto.

This entry was posted in Tak Berkategori. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *