Lowongan CPNS 2014: 84 PNS Molor Kerja di Kab Sambas

By | 09/09/2011

Meski telah menjalani libur panjang, ternyata 84 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) masih mangkir. Data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mengungkapkan, Sekretariat Daerah (Setda) menempati instansi dengan banyak PNS bolos tanpa alasan yang sah terbanyak. Secara rinci, PNS yang belum kembali bekerja tanpa alasan yang sah sebanyak 84 orang. Jumlah itu berasal dari Setda sebanyak 24 orang yang terdiri dari Bagian Hukum empat orang, Bagian Keuangan 16 orang, Bagian Kesra tiga orang dan Bagian Perlengkapan 1

Sedangkan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) sebanyak 14 orang, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) 12 orang, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga 10 orang, Sekretariat DPRD sebanyak tujuh orang, Bappeda enam orang, Badan Lingkungan Hidup dua orang, BPMPD satu orang, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dua orang. Masing-masing satu orang dari RSUD Sambas, Kantor Camat Tebas dan Kantor Camat Pemangkat.

Inspeksi mendadak (sidak) dilakukan Bupati Sambas, dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH, Wakil Bupati Sambas, Dr Pabali Musa MAg, dan Plt Sekda Sambas, Drs H Jamiat Akadol MSi MH, secara terpisah. Sidak dimulai pukul 07.30 hingga 8.30 di berbagai instansi di lingkungan Pemkab Sambas, Senin (5/9). Dalam sidak tersebut, PNS Pemkab Sambas yang bolos kebanyakan berdomisili di Kota Singkawang.

Bupati Sambas pertama kali mendatangi Kantor Bappeda pukul 07.35. Selanjutnya Inspektorat pada pukul 07.55, Sekretariat DPRD Sambas pukul 08.00, dan Dinas Pendidikan pukul 08.30. “Dalam sidak tersebut, Bupati juga menyempatkan diri berdialog dengan petugas yang jaga di Pos Lebaran Terminal Sambas,” kata Kabag Humas, PDE dan Sandi Setda Sambas Zulkifli SP kepada Equator di sela-sela sidak.

Dalam sidak tersebut, Bupati Sambas menekankan agar PNS masuk kerja sesuai aturan, khususnya Inspektorat yang merupakan pengawas. “Absensinya biar saya yang bacakan, nama-nama PNS yang belum masuk dan tidak ada keterangan akan saya coret, apalagi ini sudah jam 08.00. Kita berikan waktu sampai jam 08.30 dan BKD akan melakukan pengecekan kembali, apabila masih belum masuk akan diberikan sanksi pembinaan di SKPD masing-masing sesuai disiplin PNS,” tegas Juliarti di hadapan PNS Inspektorat Sambas.

Di setiap instansi yang disinggahi, Bupati menekankan agar pimpinan SKPD menerapkan disiplin PNS sesuai Visi dan Misi Terpikat Terigas dengan kepribadian SAUM. Dalam hal ini, PNS harus bisa memahami Visi dan Misi Terpikat Terigas dan dapat membedakan dengan SAUM. “Jangan disalahartikan, karena SAUM merupakan sikap dari kepribadian yang harus kita jalankan, sedangkan program pemerintah harus sesuai Visi dan Misi Bupati Sambas,” ujarnya.

Juliarti mengungkapkan, dari sidak yang dilakukan di setiap instansi, Dinas Pendidikan menjadi instansi terbaik dalam berdisiplin, karena dari 88 pegawai hanya tiga orang yang tidak masuk kerja. “Dua orang tidak izin dan seorang pindah ke Pemkab. Dalam hal ini, kita tetap akan memberikan teguran keras kepada PNS yang tidak disiplin. Apabila tidak masuk tanpa keterangan, maka kabid dan kadis akan kita berikan teguran,” tegasnya.

Juliarti juga meminta BKD Kabupaten Sambas meninjau kembali instansi yang telah dilakukan sidak. Apabila toleransi kehadiran sampai pukul 08.30 masih ada yang belum hadir tanpa keterangan, maka PNS akan dikenakan sanksi pembinaan oleh SKPD masing-masing. “Ini harus serius dilakukan SKPD dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ingat bupati perempuan pertama di Kalbar ini. (edo)

Category: Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *