Pemkab Buah Simalakama Soal CPNS

Soal CPNS Kubu Raya tahun 2010 yang telah lama menjadi polemik tampaknya akan menjadi buah simalakama bagi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Lantaran rumor tes ulang yang disebut-sebut akan dilaksanakan pada bulan Agustus itu bakal menuai protes dari para peserta itu sendiri.

“Bagaimana tidak, kalau tes ulang dilaksanakan akan menjadi beban Pemkab karena terlebih dulu harus membatalkan SK bagi 236 orang yang telah dinyatakan lulus. Akan tetapi jika tidak dilaksanakan maka menjadi beban bagi ribuan peserta lainnya yang kabarnya masih digantung. Apalagi sebelumnya dinyatakan tidak lulus. Jadi, ini ibarat buah simalakama,” kata Pembina IPNU Kubu Raya, Edi Suhairul kepada BERKAT kemarin siang.

Tes ulang ini menurut Edi disatu sisi kabar gembira bagi ribuan peserta yang sebelumnya dinyatakan tidak lulus karena telah ada kepastian dan kejelasan. Namun, sisi lain kabar tidak sedap bagi 236 orang peserta yang sudah dinyatakan lulus dengan dikeluarkan Surat Keputusan (SK).

“Karena itu Pemkab Kubu Raya sebelumya harus melakukan sosialisasi terlebih dulu. Itu salah satu cara. Berikan lebih dulu pemahaman kepada para peserta baik yang sebelumnya dinyatakan lulus maupun yang tidak. Bahwa tes ulang ini merupakan arahan dan keputusan dari pusat dalam hal ini Kementerian PAN dan RB. Karena jika itu tidak dilakukan bisa akan memunculkan masalah dikemudian hari,” jelasnya.

Pun demikian ia mendukung dilaksanakannya tes ulang. Karena dengan begitu justru akan menghilangkan isu atau rumor yang beredar bahwa peserta yang lulus merupakan “titipan.”

“Karena kalau tes ulang maka pelaksanaannya akan lebih ketat dan transparan. Artinya benar-benar murni tidak ada dorongan atau titipan seperti yang diisukan selama ini,” tukasnya.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan, Sekda Husein Syauwiek yang disebut-sebut pergi ke Kementerian PAN dan RB untuk menyelesaikan polemik CPNS belum dapat diwawancarai. Pesan singkat yang dikirim belum dibalas.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan seperti yang dilansir dari media online Antara menyatakan belum bisa memberikan komentar terkait penerimaan tersebut. “Saya belum menerima informasi terakhir dan saya berharap dapat menerima informasi resmi dari pemerintah pusat,” kata Muda, Jumat.

Dia mengaku, dirinya hanya mendengar informasi saja. Namun, surat resminya belum diterima oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, apalagi, pihaknya belum mendapatkan Jadwal dari pusat terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Kita belum mengetahui bagaimana pelaksanaannya, cara penerimaannya dan lainnya, makanya kita masih menunggu surat resmi dari Pemerintah Pusat. saat ini Kepala BKD Kubu Raya masih di Jakarta terkait hal itu, makanya kita tunggu saja,” tuturnya.

[ws_table id="1"]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Performance Optimization WordPress Plugins by W3 EDGE