Lowongan CPNS 2014: Pemerintah tidak sepenuhnya lowongan cpns 2011 dan cpns 2012

Pemerintah tidak sepenuhnya lowongan cpns 2011 dan cpns 2012

Para pencari kerja terutama lowongan cpns sedikit lega. Pasalnya Pemerintah pusat tidak sepenuhnya menutup “kran” penerimaan PNS 2011 dan 2012. Masih ada beberapa bidang. Diantaranya Tenaga guru, kesehatan. Kemudian jabatan-jabatan mendesak seperti sipir penjara, tenaga penanggulangan bencana, serta petugas pelayan publik seperti di Bandar Udara. Masih tetap diakomodir. “Syukur, akhirnya tidak secara keseluruhan penghentian sementara penerimaan PNS dilakukan pemerintah,” kata salah satu pencari kerja di Kota Singkawang, Rismawati. Berdasarkan keterangan dari sebuah situs milik kementerian, moratorium CPNS resmi diberlakukan selama 16 bulan terhitung 1 September 2011 – Desember 2012 mendatang.
Tiga menteri,  Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, dan Menteri Keuangan Agus Martowardjojo. Secara resmi telah menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) moratorium CPNS di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (24/8). Namun kendati disepakati moratorium, namun untuk jabatan tertentu tetap diakomodir pemerintah tahun ini dan tahun -tahun berikutnya. Yakni tenaga kesehatan, pengajar, serta jabatan-jabatan mendesak. “Intinya moratorium tidak terlepas dari program reformasi birokrasi di kelembagaan atau struktur organisasi pemerintahan,” kata Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan.

Sebelumnya, sebagai pemerintahan di daerah, Walikota Singkawang Hasan Karman menyebutkan pemerintah pusat diharapkan tidak memukul rata terkait moratorium atau penghentian sementara CPNS. “Karena ada daerah yang memang masih memerlukan penambahan tenaga pegawai, seperti halnya di kota Singkawang. Sehingga pemerintah pusat bijak. Jangan sampai penerapan nya  secara generalisir atau dipukul rata,” kata Hasan Karman.Menurutnya, Singkawang saja, salah satu daerah yang masih memerlukan adanya penerimaan PNS. Itu memang disesuaikan dengan kebutuhan saat ini. Terutama sekali guna mengganti kan pegawai pensiun. Kemudian juga masih perlunya penambahan guru serta tenaga medis.

 “Memang di Singkawang sendiri, ada unit yang tidak lagi memerlukan penambahan tenaga. Namun banyak juga unit yang masih butuh penambahan tenaga, seperti halnya pensiun yang ada serta kurangnya tenaga teknis,” katanya. Karena memang, lanjutnya, dalam pengajuan untuk penerimaan secara kontrak. Anggaran sudah tidak memungkinkan lagi. Dan juga harus mendapatkan persetujuan dari pusat. Berdasar dari itu, lanjutnya, pihaknya berharap. Pemerintah pusat tidak serta merta menerapkan itu kepada setiap daerah. Setidaknya menggunakan istilah “tebang pilih” atau on the spot. Karena ada daerah yang masih sangat butuh penambahan tenaga.

 “Kalau itu tidak dilakukan daerah yang masih membutuhkan, tentunya itu akan bisa menghambat dari jalannya program,” katanya. Terlebih lagi, lanjutnya, secara karakter. Setiap daerah di Indonesia adalah berbeda. Diakuinya, terkait dengan masalah ini. Pihaknya belum pernah diundang untuk membahasnya. Namun sekitar 2009 lalu, saat ada acara di Pekan baru. Menpan secara umum sudah menyatakan adanya program moratorium CPNS.Sebagai pemerintah pusat, lanjutnya, bisa saja meminta pendataan terakhir terkait dengan kondisi PNS di daerah masing-masing. Sehingga itu bisa menjadi sesuatu perrtimbangan ke depannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>